PASANGKAYU –
Bupati Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa, akhirnya memutuskan untuk meliburkan sekolah pada jenjang PAUD/TK, SD/MI, dan SMP/MTsN. Langkah ini diambil, setelah melihat situasi berkembang, di mana penyebaran virus corona atau COVID-19 sudah semakin mengkhawatirkan.

Keputusan ini tertuang dalam surat edaran yang ditandatangani Bupati Pasangkayu, Nomor : 180.6/004 tahun 2020 tertanggal 17 Maret.

Dalam surat edaran itu, penetapan libur yang dimaksud, yakni dengan meniadakan kegiatan belajar mengajar di sekolah, dan diganti dengan kegiatan belajar di rumah, dan berlangsung selama 14 hari ke depan, terhitung sejak dikeluarkannya surat edaran tersebut.

Selain meliburkan sekolah, Bupati Pasangkayu juga menyatakan menunda atau menghentikan pelaksanaan kegiatan yang melibatkan banyak orang, seperti kegiatan lomba pendidikan, olahraga dan event lainnya yang berpotensi melibatkan banyak orang.

“Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan isu atau berita hoax terkait penyebaran COVID-19. Juga masyarakat saya minta meningkatkan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan rumah dan anggota keluarga masing-masing, rumah ibadah dan fasilitas umum lainnya dan langkah-langkah preventif untuk mencegah penyebaran COVID-19,” imbau Agus.

Selain itu, sambung Bupati, apel dan upacara hari kedisiplinan bagi ASN untuk sementara juga ditiadakan.

“Kemudian mengimbau seluruh kantor-kantor pemerintahan dan swasta, hotel atau penginapan, restoran atau rumah makan, pusat perbelanjaan dan perusahaan atau perwakilan bus untuk menyiapkan thermoscan, hand sanitizer, tisu basah dan masker di kantor atau unit usaha masing-masing,” tambahnya.

Terakhir, Bupati Agus juga menghimbau seluruh warga untuk menunda dan membatasi perjalanan ke daerah-daerah yang telah terjangkit atau berpotensi terinfeksi COVID-19. (Hms)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *